Skip to main content

Posts

Seorang Umat yang Belajar Memahami Islam 19

Memasuki bulan ramadhan, selalunya kita dengar bahwa 'Ramadhan' adalah tamu, sesuatu yang terdengar klise dan klasik. Padahal kalau dipikir-pikir sebenarnya kitalah yang menjadi tamu Allah dan Allah SWT menyediakan ruang tamu itu di bulan Ramadhan (yang terberkati ini). Dimana-mana ustadz dan ustadzah berlomba-lomba memberikan ceramah agama, sayangnya masih lebih banyak yang tenggelam dalam ucapan-ucapan bersifat klise, protokoler, dan seremonial tanpa kesungguhan yang datang dari dalam, dari pengalaman atau dari pemahaman dari pembacaan. Kemunduran secara material umat Islam saat ini seringkali disalahkan akibat kemunduran moral keagamaan umat Islam itu sendiri dan ini sering dilimpahkan kesalahannya pada umat semata. Kekalahan ini adalah akibat dari dalam diri umat Islam sendiri, seorang penceramah agama berkata tanpa merinci siapakah umat Islam itu, dan apakah ustadz/dzah dan ulama itu termasuk di dalamnya atau tidak? Para penceramah agama seringkali hanya mengulang-ul...

Sepotong Doa untuk Hamba

Ya Allah, Tuhanku yang Maha Mulia. Jadikanlah hambaMu ini kebaikan bagi kedua orangtua hamba, kebaikan bagi saudara-saudara hamba, kebaikan bagi teman-teman hamba, dan kebaikan bagi orang-orang disekitar hamba. Tolonglah hambaMu ini agara dapat membalas budi baik orang-orang yang telah menolong hamba, baik yang hamba ketahui maupun tidak, baik yang sengaja maupun tidak.

Malaikat dan Syaitan

Sungguh aneh mengapa 'syaitan' yang mengenal Allah dan tahu kalau azab Allah sangat keras berani membangkang. Alasannya adalah karena kesombongannya. Sungguh menakutkan rasa 'sombong' ini, mudah-mudahan kita selalu dilindungi dari perasaan sombong itu, dan kalaupun terbersit semoga kita ditolongNya agar cepat mengisyafi diri. Ini sekedar pemahaman saya bermain-main dengan pikiran yang mungkin berbahaya bagi orang yang salah mengira sebagai sesuatu yang serius dan benar. Syaitan dan Malaikat belum mempunyai 'pekerjaan' khusus mendampingi manusia sebelum Adam dan Hawa diciptakan. Pekerjaan syaitan untuk menggoda, dan pekerjaan malaikat untuk mencatat dan melaksanakan perintah Allah yang berkenaan dengan kehidupan manusia. Semuanya bermula karena Sunatullah dengan penciptaan manusia sebagai khalifah di dunia. Sesuatu hal yang barangkali kita anggap sebagai metafora di dunia fana ini besar kemungkinannya adalah sesuatu yang wujud nyata di alam akhirat kelak. Misalny...

...kemudian Kami hancurkan negeri itu sehancur-hancurnya.

“Dan jika Kami hendak membinasakan suatu negeri, maka Kami perintahkan kepada orang-orang yang hidup mewah di negeri itu (supaya mentaati Allah) tetapi mereka melakukan kedurhakaan dalam negeri itu, maka sudah sepantasnya berlaku terhadapnya perkataan (ketentuan Kami), kemudian Kami hancurkan negeri itu sehancur-hancurnya.” (QS. 17:16) Indonesia . Negeriku tercinta. Sudahkah tiba waktunya untuk bangkit (menjadi sadar kembali) dari tidur panjangnya? Surah Al Israa’ ayat 16 itu benar-benar sesuai mencerminkan keadaan negeri kita ini. Tidakkah kita dengar berbagai perbincangan, diskusi dan debat di berbagai media tentang kebangkitan nasional, kebangkitan bangsa, dan kebangkitan harga diri manusia Indonesia ? Namun adakah kita dengar sejurus tentang kebangkitan ‘akhlak’ didengungkan oleh sesiapa (yang bukan penceramah agama)? Adakah kita berbicara tentang kembali kepada fitrah manusia sebagai makhluk yang ber-Tuhan? Akh, itu omong kosong saja. Mungkin dianggap naif, dengan melih...

Mondar - mandir

Sebagai seseorang yang mengaku muslim, terdapat sebuah kekangan dalam ketakutan tersesat. Banyak juga buku-buku yang menyatakan apa-apa yang disampaikannya adalah demi kemaslahatan umat semata. Dalam buku-buku semacam itu dikutip dari berbagai sumber yang menyoroti beberapa nama dan karya tulis cendikiawan muslim yang dianggap telah tersesat, sebagian dituduh kafir sebagian dituduh zindiq atau setidaknya dituduh kaum munafik. Buku-buku semacam itu disertai dengan ancaman yang dinisbatkan menurut hukum dalam Quran dan hadist, sehingga sesiapa yang membaca apalagi sampai mempelajari tokoh-tokoh 'sesat' beserta karya-karyanya akan menjadi pengikut hingga ke neraka kelak. Alangkah menakutkannya. Karena itu Aku yang sejak duduk di kelas menengah pertama menyukai bacaan bersifat keislaman, relijiusitas dan renungan-renungan spiritual, disamping membaca komik, menjadi sangat takut bersentuhan dengan subjek-subjek yang dituduhkan oleh buku-buku semacam itu. Sehingga membutuhkan waktu t...

cuma 60juta-an....

"Tertangkap tangan masa' hanya RP 4 juta (di kamar, 67 juta di mobil). Itu namanya menghina anggota DPR," demikian kata Wakil Ketua Fraksi PPP, Lukman Hakiem di DPR dalam rangka membela tersangka korupsi Amin Nasution. Dari pernyataan ini tersirat bahwa kalau korupsi cuma RP. 60jutaan itu menghina namanya, seharusnya lebih dari itu. Yah, memang sudah menjadi rahasia umum, kalau pejabat teras kita korupsinya tentu tidak sesedikit itu. Kalau cuma segitu tentu saja Indonesia kita tidak terpuruk senista sekarang ini. Kenapa para ulama belum juga tampil dengan lantang seperti Slank menyuarakan suara rakyat perihal perbuatan busuk pejabat pemerintah kita yang menyelewengkan amanah? Menunggu bukti-bukti apalagi untuk mengamalkan amar ma'ruf nahi mungkar? Apakah takut di tuduh memfitnah hanya karena tidak bisa memberikan bukti-bukti konkrit, meskipun kerusakan akibat penyelewengan itu berdampak jelas di kehidupan masyarakat?

Siapakah Allah?

Ada satu kesalahan redaksional yang selalu kita, umat islam yang awam alami tetapi tidak menyadarinya, yaitu apabila ditanya: “Siapa / Apa nama Tuhan-nya orang Islam?” “What is a moslem God’s name?” Ini adalah pertanyaan yang tidak tepat. Tidak ada yang namanya Tuhan umat Islam, yang ada adalah Tuhan seluruh umat manusia, Tuhan seru sekalian alam. Itulah jawaban yang Quran berikan. Tetapi seringkali secara spontan kita terbiasa menjawab,”Allah! Allah S.W.T!” Apakah benar nama Tuhan itu Allah? Apakah Allah itu sebuah nama? Kembali kita coba merujuk kepada Quran dan kesepakatan para ulama, bahwa Allah mempunyai sembilan puluh sembilan nama-nama. 99 nama Allah, itulah nama-nama Tuhan manusia, nama-nama Tuhan seru sekalian alam. Allah sendiri bukanlah sebuah nama dari Tuhan, Allah adalah Tuhan. Ini adalah masalah kesalahan redaksional penerjemahan dari bahasa Quran yang menggunakan bahasa arab yang kemudian diterjemahkan ke dalam berbagai bahasa. Allah, illah, illahi, mer...

Kembang Zaman

Kembang-kembang zaman. Seorang muda memenungi hati, sedang matanya menatap hampa pada layar kaca yang coba menghibur dirinya. Ketika itu mega-mega terselubung sutra biru di kedalaman kencana hatinya. Dari langitnya turunlah beratus melati putih, bagai salju turun ke bumi hingga putihlah seluruh mukanya. Kemudian ia rasakan dingin yang menghunjam relung-relung mimpinya. Dalam kedinginan, aku nyatakan cintaku padamu, wahai gadis yang memiliki wajah sejuta bidadari. Menebar harum semerbak melati-melati diselubung cahaya yang memekarkan kembang-kembang zaman. Aku mengasihinya dengan cinta yang runtuhkan langit-langit keangkuhan masa. Laksana bidadari yang merenggut nafas abadi kehidupan dan melepas kelelahan perjalanan maut jiwa yang mati. Aku mencintaimu, gadis dengan biduri indah di rambut. Biuskan aku oleh keharuman budimu, yang melayangkan aku ke langit tujuh dan hempaskan aku ke buaian kasih abadi. Hilangkan akalku oleh keindahan rupa manismu yang datangkan lebah...

PadaMu Tuhan

Sukma Cinta-ku Inilah doa-ku, yang bangkit dari sukma fajar kedalaman hatiku, Meratapi desah sendu pilunya batin, Dahaga akan pinta kasih darimu, Harapkan Melati indah mengembang, Manis mengecup sejuknya sinaran mentari, Hingga menyentuh denting kalbu yang kesunyian. Inilah mohon-ku, Pada Tuan meminta belas kasihan, Mengampuni diri bila mengasihi Dinda, Puspa t'lah terkirim lewat langit, Melalui teratai-teratai putih yang mengangkasa, Dijemput sang Bayu sampai di tujuan, Terbang bersama rama-rama yang indah bercahya, Lewati arus sungai-sungai, Di antar kegelapan malam dan benderangnya siang. Inilah sembah-ku, Yang kupanjatkan pada lorong-lorong rindu hatiku, Kusembahkan air tubuhku, Hingga kerontang rongga-rongga jiwaku, Sampai terenggut nafas cintaku yang hanya satu, Oleh manisnya racun senyumanmu, Derita dalam langkah jariku, Kebekuan dalam cairan otakku, Lidah pun mengelu hingga tak terucapkan kata-kata, Tinggalka...

ketika seseorang tiada berdaya

Ketika orang tak berdaya, dan ia tak punya tempat untuk berpaling memohon pertolongan, sedangkan hatinya t’lah melupakan Sang Khaliq maka kekerasan adalah jalan pintas untuk membalas. Ketika pertolongan yang diharapkan tak kunjung tiba sedangkan jiwa seseorang itu tak mampu lagi menarik hikmah dari kejadian yang menimpa dirinya, maka sekali lagi kekerasan adalah jalan pintasnya. Si Miskin yang miskin harta sekaligus miskin jiwanya berjumpa dengan Si Kaya yang kaya harta tapi miskin jiwanya seperti Si Miskin. Si Miskin berburuk sangka, demikian pula Si Kaya berburuk sangka pula. Si Miskin karena kemiskinannya berpikir Si Kaya-lah penyebab kemiskinan-kemiskinan di dunia. Si Miskin yang karena kemiskinannya kurang makan ditambah pula miskin jiwanya pada akhirnya menjadi bermalas-malasan. Sedangkan Si Kaya karena kesuksesannya menjadi lahap makan tak kenyang-kenyang, enak kurang enak, sedap kurang sedap, sementara jiwanya tetap kosong kelaparan pada akhirnya menjadi bermalas-malasan ju...

Sebenarnya...

Sebenarnya apa sih kerjanya pemerintah kita? Mulai dari pejabat teras atas sampai ke dinas-dinas kedaerahan. Kedelai, bahan dasar pembuatan tahu dan tempe, makanan rakyat Indonesia sudah sejak lama harus dibantu oleh impor. Permasalahan ini sudah muncul sejak era Orba, sayangnya masih banyak masyarakat menilai itu masalah yang baru muncul. Begitu banyak jejak peninggalan Orba yang ibarat luka setitik dikulit kaki yang akhirnya sekarang berlubang dan membusuk. Sebenarnya apa kerja dinas-dinas pemerintah yang bertanggung jawab terhadap hal ini? Apakah hanya mengurus birokrasi dan administrasi? Mungkin. Kalau makanan rakyat seperti tahu dan tempe, pemerintah saja tidak becus mengurusnya, apalagi yang bisa diharapkan. Gonta-ganti pemerintahan pun sama saja, karena yang ditukar hanya pucuk-pucuk pimpinan, sementara masih banyak yang tak becus duduk di jajaran bawah dan lapangan. Apakah kerja pemerintah hanya menyusun undang-undang dan menambah daftar barang dan jasa untuk dikenai cukai paja...

Seorang Umat yang Belajar Menjadi Muslim 18

pernah tertanya-tanya dalam pikiran, apa yang menjadi prasyarat seseorang untuk layak menjadi pendakwah? atau kesiapan-kesiapan apa yang sepatutnya dimiliki seorang alim ulama dan ustaz-ustazah untuk layak berdakwah? Y ang sudah biasa saya dengar adalah dari sudut moralitas akhlak dan berbagai ketentuan penguasaan ilmu islam dan bahasa arab. Yang sering dinomorduakan adalah kemampuan berargumentasi, logika nalar, dan daya persuasi dari sang pendakwah. Tanpa sengaja saya memang menyukai ulasan tentang ilmu fiqih, dan berbagai metode-metode kajian hadist dan tafsir Quran. Misalnya bagaimana syarat-syarat untuk mempelajari ilmu hadist dan tafsir Quran yang berlapis-lapis dan sangat ketat unsur keilmuannya dan dituntut ketelitian yang tinggi. Setelah sedikit merenung, sampailah saya pada sebuah kesimpulan. Kesimpulan yang merupakan kerinduan seorang umat untuk mendapat petunjuk dari Allah melalui alim ulama,kalau bukan melalui kata-kata dari suaranya langsung, cukuplah kiranya buku...

Bertanya tentang Jawaban?

Trafficking atawa perdagangan manusia membuktikan bahwa manusia memang tidak lagi lepas dari perbudakan. Apakah umat islam yang dahulu memperjuangkan pembebasan perbudakan akan dapat melakukan perannya kembali? Dahulu ketika umat islam dibawah pimpinan Rasulullah mendapat ancaman dan kemudian diperintahkan oleh Allah mencari perlindunganke Abbasyiah (Ethiopia), maka umat Islam berbangsa Arab mendapat perlindungan dari Raja Ethiopia itu. Dahulu ketika kesusahan Afrika memberi perlindungan kepada bangsa Arab yang beriman kepada Allah SWT. Adakah sekarang ketika bangsa Afrika yang masih sebagian besar terpecah-belah, kelaparan dan terlibat perang saudara, bangsa Arab yang beriman kepada Allah SWT mengupayakan suatu pertolongan untuk menyelesaikan permasalahan bangsa Afrika? Kun Faya Kun, selalu menjadi slogan untuk menamatkan pencarian, keraguan dan pertanyaan tentang kekuasaan Allah. Alih alih seharusnya sebagai sebuah pernyataan tentang kekuasaan Allah, kata-kata ayat ini menjadi fatali...

Kpd saudara/i seiman

Kepada saudara-saudara seiman yang menginginkan berdirinya hukum dan syariat islam di tanah air Indonesia tercinta ini, baik yang menginginkannya karena datang dari hati ataupun karena ikut sebuah partai, ikut kelompok pengajian, ikut madrasah, ikut pesantren, ikut kata guru, ikut kata pemimpin, ikut kata wali, mohon pertimbangkan dulu keadaan bangsa kita sendiri dahulu, mohon pikirkan diri kita sendiri dahulu. Kokohkan, kuatkan, dan makmurkan diri kita, keluarga kita, tetangga kita, desa kita, kota kita, propinsi kita, negeri kita dahulu, barulah kemudian bicara soal menegakkan hukum dan syariat islam. Kita sendiri perlu menjadi contoh kepada masyarakat sehingga orang-orang menghargai dan menghormati tindak tanduk kita yang islami. Rasulullah yang dibimbing dan dijaga secara langsung oleh Allah sekalipun perlu memakan masa hampir 23 tahun untuk membentuk masyarakat yang islam. Tegaknya masyarakat islam bukan berarti serta merta harus dilakukan dengan tegaknya terlebih dahulu hukum sy...

sekedar beranalogi

Tiada Ilahi selain Allah. Semakin hari kita semakin sering dan mendengar begitu mudahnya orang-orang yang merasa, mengaku, dan mengkalim sendiri bahwa dirinya mempunya otoritas untuk menyatakan pihak lain sebagai jahil, sesat, atau tidak tahu sehingga ekstrimnya mengatakan kekafiran seseorang yang lain atau kelompok yang lain. Selalu ada kita dan kalian, kita dan yang lain. Suatu ketika selepas solat saya merenung sejenak, subuh baru beranjak. Dalam hati saya, Islam mempunyai argumen tertinggi pada kalimat syahadah, Tiada ilahi (Tuhan) selain Allah, dan Muhammad adalah Utusan-Nya. Kata Allah sendiri bukanlah sepotong kata, bukan sepotong nama atau sekedar penamaan. Dimana manusia pada umumnya menyebut sesuatu nama untuk sesuatu benda, sehinggalah Tuhan pun terjerembab pada kebendaan dan di rasa perlu diberikan nama. Sebenarnya agak sulit pada awalnya untuk melepaskan sebuah sebutan, nama atau sejenisnya tanpa objek tanpa konteks bersifat kebendaan (material). Allah bukanlah...

Persitiwa (k)orupsi-korupsi

Kisah pejabat teras melakukan korupsi memang menghiasi koran-koran, tetapi sebenarnya korupsi tingkat bawahan juga tidak kalah menariknya dan sebenarnya yang berakibat langsung menyusahkan orang banyak, baik yang untuk kalangan yang berduit, yang dengan terpaksa merelakan duit mereka di-korupsi, dan juga untuk kalangan tak berduit yang terpaksa meminjam kiri-kanan demi mendapatkan hak-nya yang dikorupsi. Koruptor-koruptor kelas kambing dan teri ini juga manusia-manusia yang tanpa ampun menghisap keringat dan darah sesamanya. Kehidupan ekonomi yang susah dan mentalitas korupsi yang dicontohkan oleh atasan membuat mereka dengan senang hati melakukan akal-akalan untuk mengkorupsi dan memeras masyarakat luas. Alih-laih sebagai pengabdi masyarakat atau tugas mulia mereka melayani masyarakat, koruptor kelas kambing dan teri ini dengan jumlah yang lebih banyak dari koruptor pejabat teras, menjadi momok yang sudah menjadi rahasia umum. Ada banyak kisah tentang mereka, tapi disini saya hanya se...

Salah kaprah dan melarikan diri dari kesalahan yang tak disengaja

Hutang nyawa bayar nyawa, sebenarnya itu lebih mudah, bagaimana kalau ternyata hutang nyawa dibayar dengan dosa yang harus ditanggung sendiri dan berlarutan hingga ke anak cucu. Kalau sebuah kebaikan dijanjikan akan dibalas oleh Yang Maha Kuasa dengan sepuluh kebaikan, dan pertolongan (kebaikan) itu datang dari arah yang tidak di duga-duga. Barangkali meski satu kali kejahatan dibalas satu kali, apakah semestinya di balas dengan kejahatan yang sama? Tuhan itu Maha Adil, Dia Maha Teliti, karena itu Dia lebih mengetahui balasan yang setimpal dengan kejahatan yang kita kerjakan. Perbedaan sebuah cobaan dengan balasan kejahatan mungkin hanya manusia yang mengalami itu sendiri yang menginsyafi, namun barangkali kalau kita selami lebih dalam peringatan yang Tuhan berikan, maka tampaklah bahwa cobaan itu diberikan kepada orang-orang yang beriman, agar diuji keimanannya supaya semakin beriman seorang manusia itu. Sedangkan balasan kejahatan adalah akibat perbuatan jahat manusia itu sendiri, se...

Apakah kesedihan yang tak terkira itu?

Sungguh kenyataan yang aneh. Rasullullah dan para Nabi sebelumnya diturunkan ke bumi sebagai pembawa peringatan dari Allah SWT. Namun ketika ada hadist Rasullullah yang menceritakan akan datangnya peristiwa dimana umat akan terbagi menjadi 72 kelompok dan hanya satu golongan yang selamat, yaitu mereka yang mengikuti Quran dan sunnah Nabi, tiba-tiba Nabi seolah-olah menjadi seorang peramal masa depan. Sekarang semakin ramai umat islam mengaku sebagai golongan yang satu itu, yang mengikut Quran dan sunnah Nabi. Dengan alasan dan menggunakan hadist yang lebih kurang sama ini, masing-masing golongan menunjuk kelompoknya sendiri sebgai yang paling lurus dengan mendasarkan nas-nas pandangan mereka sesuai petunjuk Quran dan sunnah Nabi. Mengapa umat islam justru menganggap hadist tentang pecahnya umat menjadi 72 kelompok dan 1 saja golongan yang benar itu menjadi sebuah ramalan yang menjadi kenyataan? Bukankah Rasullullah itu adalah 'PEMBAWA PERINGATAN' dan membawa ajaran tauhid, buka...

entahlah..

entah mengapa, menjadi seseorang yg dapat mengerti perubahan dan keadaan tertentu sangatlah susah. Menjadi seseorang yg penuh pengertian untuk mau menerima keadaan yang kurang menyenangkan ternyata sulit sekali. Seolah-olah diri ini yang menginginkan keadaan itu, seolah-olah diri ini yang sengaja menyusah-susahkan sendiri. Apakah semua disebabkan diriku juga, tak pandai memilih dan lebih suka menerima apa adanya, akankah ada juga orang yang mau menerima apa adanya? entahlah... kepada_Mu kuberserah diri ya ALlah.

Seorang Umat yang Belajar Menjadi Muslim 17

Hari Raya Haji kali ini aku mendengar kotbah yang diselingi air mata karena khatib terkenang pada ayahandanya yang berpulang ke rahmatullah sekitar enam tahun yang lalu. Kotbah ini berkisar tentang kisah para orang tua dan anak mereka, berdasarkan tafsiran sang khatib atas hadist yang dikumpulkan oleh Ibnu Majah dan interpretasi dari Al-Ghazali. Pendek kata, kisah itu tentang ruh orang tua yang gembira karena anak mereka beribadah dan mendoakan mereka, dan ruh orang tua yang bersedih karena anak mereka tidak beribadah dan tidak mendoakan mereka sama sekali. Kisah ini sedih terasa karena sebagai anak kita menyadari posisi kunci kita dimana arwah ayah dan ibu kita sangat mengharapkan doa-doa dari kita, anak-anaknya, agar berkurang beban siksa di alam kubur. Alam kubur disini artinya adalah alam barzakh, alam dimana terdapat tirai antara dunia fana kita dengan dunia sana tempat para ruh manusia menunggu hari kiamat. Umat islam percaya bahwa setelah mati dan sebelum datangnya kiamat, meski...