Skip to main content

Posts

Renungan seorang umat yang belajar menjadi Muslim 07

i lied if I said that i can see people's mind through their psychologic. The truth is once upon a time, when i lived at a place surrounded by many of my friends' friends, me and a few of my friends tried to listen and help each others problems. i observed and come to concluded that many of our live's problem is caused by our own perception, our limitation to see a bigger picture. and i realize that everyone is specialized created to be born in the world. within my journey through many reading and understanding on religions and beliefs of the world (there're still lots of them out there), i truly belief that is islam was given to human as a way to trace back their 'shiratal mustaqim'. islam's massages had been given from the begining of the world creation, it can be traced and found about the truth of islam inside many ancients' religions and beliefs. if you said that islam is a culture, yes it is, any beliefs could changes people and create different cul...

Renungan seorang umat yang belajar jadi muslim 06

Ingatan adalah bentuk ciptaan yang paling canggih. Memory demikian sebutan yang menjadi populer karena manusia telah mampu pula membuat ’ingatan’ buatan seperti pada mesin komputer. Manusia mudah lupa dan selalu dalam keadaan lupa, demikian diingatkan oleh Allah, karena itulah Quran dituturkan sedikit demi sedikit agar manusia memahaminya sedikit demi sedikit. Shalat pun di kerjakan di setiap pergantian waktu, shalat disebut tiang agama, karena dengan itu manusia membangun tiang kehidupannya, karena dengan itu manusia senantiasa mengingat pemberi kehidupan yaitu Allah S.W.T. Hidup ini adalah sebuah perjalanan mengingat sebelum tiba waktu kematian. Manusia modern mencatatkan penemuan dan pengetahuan ke dalam media tradisional, seperti buku hingga media baru seperti buku elektronik (e-books). Semua itu dilakukan agar manusia tidak lupa, dan ilmu pun berkembang. Islam mempunyai Quran yang bermula dari tuturan wahyu Allah kepada Rasulullah yang diteruskan kepada pengikut-pengikut pertama ...

Renungan seorang umat yang belajar menjadi muslim 05

(00000) Penulis menyukai filsafat, anthropologi, seni, budaya, sosial, psikologi dan sedikit politik. Tapi yang paling membahagiakan adalah ketika menemukan semua benang merah dari pengetahuan yang penulis sukai itu tidak bertentangan dengan kebenaran yang dibawakan oleh Islam. Mulanya banyak sekali pertentangan yang dijumpai ketika mempelajarinya, namun setelah penulis serius mengetahui lebih dalam sedikit, terlihatlah hal-hal tak terduga yang menambah keyakinan penulis bahwa ajaran Islam sangat tidak mungkin menarik diri dari pergulatan dunia, tidak mungkin terseret arus duniawi, dan sangat tidak mungkin bermusuhan atau memusuhi ilmu pengetahuan dunia. Bagaimana dengan akhirat? Adalah tidak mungkin pula kemunduran peran uamt Islam dalam duniawi menunjukkan pencapaian kehidupan akhirat yang lebih baik, karena Allah sudah berikan bukti nyata dengan kesuksesan Islam di tangan Rasulullah dan para Sahabat, dimana Islam memberikan sumbangan peradaban nyata bagi dunia yang hingga sekaran...

Renungan seorang umat yang belajar menjadi muslim 04

(0000) Dengan berkat yang diberikan pada manusia, dan begitu besarnya perhatian Allah kepada manusia, perhatian yang membuat para malaikat bertanya-tanya dan membuat iri hati Syaitan, maka Islam adalah keyakinan yang bertumpu kepada manusia dan tanggung jawabnya. Melalui Quran dan sunntullah, Allah tunjukkan bagaimana manusia seharusnya menjadi khalifah di muka bumi. Kalau pada masa renesans italia, humanisme sebagai aliran kemanusiaan yang pada akhirnya berujung pada eksploitasi alam oleh manusia, maka Islam telah mempunyai petunjuk untuk bagaimana menjadi khalifah yang benar, sebagaimana Nabi Muhammad dan para Sahabatnya tunjukkan bagaimana menjadi humanis sejati. Humanisme masa sekarang ini terus mengalami pembetulan sana sini, para ahli filosofi terus menggali, mempelajari ulang, dan memahami kembali semua pengetahuan yang sudah pernah dimiliki manusia sejauh ini. Dalam Islam, semua dasar-dasar pengetahuan itu serta batas-batasnya telah disyiratkan dalam Quran dan sunatullah, ha...

Renungan seorang umat yang belajar menjadi muslim 03

(000) Manusia dalam perjalanan kehidupan dan keilmuannya suatu saat dapat ’tersesat’. Ketersesatan ini sulitnya tidak bisa diketahui begitu saja oleh kita yang sedang menjalaninya. Pengetahuan manusia serba terbatas, kita mengetahui batasan ilmu sejauh yg sudah dicapai umat manusia. Karena itulah manusia butuh ’iman’, karena keimanan membantu kesadaran dalam tiap langkah hidup dan pencarian ilmu manusia. Manusia suka mengatakan ilmu punya keterbatasan bila berhadapan dengan kebesaran Allah, padahal bukankah manusia yang terbatas ilmunya. Kita tak bisa mengetahui batas ilmu itu ada dimana, tapi Allah mengetahuinya karena ilmu itu milik-Nya. Perkembangan ilmu yang ada sekarang ini adalah berkat ridha Allah semata, semua ilmu di dunia yang boleh dicapai teknologi maupun pemikiran manusia adalah kehendak Allah semata. Penciptaan mahkluk hidup dengan kloning justru menunjukkan bagaimana kecanggihan penciptaan manusia, para peneliti dan penemu teknik kloning yang masih primitif itu, secar...

Renungan seorang umat yang belajar menjadi muslim 02

(00) Ajaran islam adalah untuk kepentingan seluruh semesta baik makrokosmos maupun mikrokosmos, karena dalam Quran selalu disampaikan peringatan,”Wahai, Umat manusia....”, dan juga bukan ajaran untuk keegoisan manusia saja, tetapi juga untuk seluruh alam raya karena Allah adalah Tuhan Seru Sekalian Alam. Mengapa ajaran islam dan bukan ajaran kebenaran yang lain-lain? Kita mengenal ajaran yang bersifat welas asih, kita mengenal ajaran memandang manusia dan alam adalah satu kesatuan, kita mengenal ajaran yang mensakralkan dan juga memanusiawikan Tuhan. Ajaran islam bukan tidak mengenali semua ajaran-ajaran kebenaran hidup yang pernah ada di muka bumi, karena sebagai penutup Allah telah meridhai manusia dengan ajaran islam. Dalam pandangan penulis, islam adalah ajaran yang paling manusiawi. Allah mengajarkannya dengan sabar kepada manusia melalui Rasulullah. Diajarkan pada usia yang dalam psikologis manusia berada pada puncak kematangannya, Nabi Muhammad tidak secara ajaib menjadi na...

Renungan seorang umat yang belajar menjadi muslim

Bismillahirahmannirahim. Asalamualaikum wrb. Pertama-tama saya keataskan salawat pada Rasul Allah Nabi Muhammad S.A.W, serta Salam untuk para Sahabat-nya. Keinginan menulis renungan ini sudah lama ada di ufuk pikiran, namun banyak faktor yang lebih seringnya membuat penulis ’urung’ daripada faktor yang mendorong untuk mengungkapkannya. Menulis ini semata-mata penulis lakukan sebagai sebuah ibadah (kerja) sederhana, ianya ibarat sebutir zarrah diantara luasnya semesta ciptaan Allah S.W.T. Lagipun, menulis itu seperti mengawasi diri sendiri. Jikalau ditanyakan merujuk kepada apa penulisan ini, maka jawaban yang untuk masa ini yang dapat penulis beri adalah: - Niat (karena Allah) - Ijtihad (karena Allah) Sebenarnya tanpa menulisnya pun (dalam media digital ini) Allah pun sesungguhnya sudah mengetahuinya, demikin keyakinan penulis karena berpikir dalam merenungi hidup dan kehidupan adalah kerja yang sangat intim antara seorang (manusia) dengan (Allah). Dahulu se...

Osamu Tezuka and The Heart of Manga

Pada awalnya di Jepang, komik secara umum di kenal dalam dua bentuk, yaitu ‘manga’ dan ‘gekiga’. Manga sebagai model komik yang mendapat pengaruh dari masuknya kartun-kartun eropa dan amerika generasi awal, yang muncul terlebih dahulu menjadi sedemikian populernya sehingga menjadi role model dalam membuat komik. Kemapanan ini menimbulkan pergerakan dari pinggiran, anak-anak muda banyak yang menginginkan perubahan dan mencari bentuk-bentuk baru. Muncullah ‘gekiga’ yang secara harfiah bertolak belakang dengan ‘manga’ secara umum pada masa itu. Gekiga mengambil sudut pandang realisme-sosial yang menggunakan pendekatan yang lebih dramatis dan moody, tetapi biasanya penuh aksi laga yang menyangkut kondisi masyarakat pinggiran yang keras. Begitulah sekilas tentang ‘manga’ dan ‘gekiga’ sebagai rival yang saling menyeimbangkan, sebelum akhirnya muncul sebuah nama yang secara tak langsung menyatukan kualitas kedua bentuk komik Jepang tersebut, yaitu Osamu Tezuka, sang ‘Manga no Kamisama’ atau ‘...

The Myth behind Indonesia's Cigarette Brands

I. Introduction Indonesia was born, grown and developed in the land where the people still adhere to hereditary values and norms of ancient wisdom. Many of them offer this tradition through their family from generation to generation until now. Even in today’s modern life, there are many practically things rooted or dependent on believing in myths, divine words, and a sacred force. It has also happened to brands and logos. The owner or the businessman is always confused between business and beliefs, while deciding on a product name or a brand. This phenomenon has also impacted a very popular and broadly consumed product by millions of people in Indonesia, clove cigarettes. In a closer look, many brands and logos of cigarettes, especially clove cigarettes, refer to norms or beliefs. Therefore, we see a brand without rational thought. A brand or logo related to illogical reason may seem ridiculous for people who work in the graphic design fields. Because designing a visual identi...

Tentang Komik dan Candi?

Persoalan [komik + budaya], sebenarnya (bukan tidak) sederhana. Kalau mau bicara komiknya, apakah kita menganggap titik tolaknya adalah komik itu sebuah hasil kerja berbudaya (kebudayaan) atau bukan? Kalau, jawabannya iya. Artinya berangkat dari titik tolak bahwasannnya [komik = budaya], bolehlah kita bercerita panjang lebar tentang manusia-nya maupun idenya, baik langsung maupun tidak berkaitan dengan komik, baik yang disebabkan maupun diakibatkan. Kalaupun bicara [budaya], titik tolak arti [budaya] seperti apa yang kita ambil? [budaya] masa lampau? Semacam peninggalan [budaya]? [budaya] masa kini? Semacam [budaya] kosmopolitan? Megapolitan? Atau [budaya] masa depan? Semacam strategi mencapai bentuk [budaya] tertentu di waktu yang akan datang? Selanjutnya, konsep ber[budaya] seperti apa yang hendak kita pakai sebagai titik tolak pembicaraan [komik + budaya] ? Apakah konsep ber[budaya] yang hanya sebatas 'artefak peninggalan pra-sejarah? Sejarah?' Atau konsep b...

Visual Semiotics in Graphic Design

Creativity in graphic design is about the quality of clearness when communicating a massage with visible sign. In simple words, graphic design is about how to combine text and image, thus both elements collectively influence ideas to make a creative design. In addition, graphic designs is also an activity of combining pictures, illustrations, photographs, typography, and then print for purposes of promotion, information, or instruction. People can easily see things created with graphic design, such as ads, billboards and signboards. When a visible sign attracts their eye, they will try to interpret the whole design, and therein a visual interaction occurs in people’s minds. Semiotics is a study of communication through signs; it is about interpreting signs. Signs split into two parts but as a whole, it is the relationship of Signifiers and Signified. The signifier is what the physical material of the signs is about, such as words, colours, gestures, images and any other artefacts, o...

Desain Amerika

Pelestarian tradisi dan dorongan modernisasi seringkali menjadi konflik dan timbul rasa mendua (ambiguity). Sebagai sebuah negara yang sebelumnya cukup lama hidup dalam masa agraris, kemajuan dan perubahan industrial tentu tidak berubah total begitu saja. Pelestarian tradisi dalam desain Amerika terlihat bahwa ada etika desain yang hakiki dan merdeka, lebih dari sekedar transplantasi atau adaptasi pengaruh Eropa. Dengan industrialisasi, usaha menciptakan sesuatu yang berkaitan dengan masa depan atau untuk kehidupan masa depan yang modern, menjadikan desain yang dihasilkan itu terdorong oleh karena usaha modernisasi. Namun kecenderungan untuk mempertahankan nilai tradisi dari masa lalu, membentuk desain Amerika yang mencerminkan masyarakat asal dari bentuk-bentuk itu. Modernisasi mendorong ke arah perubahan baru ke masa depan, sementara itu bentuk-bentuk tradisi lama tidak ingin ditinggalkan begitu saja. Konflik yang terjadi seolah yang satu menghambat yang lainnya, dimana keingin...