Skip to main content

Posts

Absurditas isu Islam Liberal dan Liberalisasi Islam

Islam Liberal, benarkah ada? Liberalisasi ajaran Islam, perlukah? Dalam Quran, meskipun persentasenya bukan yg terbesar tp isu nasrani dan yahudi serta orang2 musryikin yg dianggap 'musuh' Islam menjadi bergema dan bergaung berterusan. Saya tidak begitu mengerti mengapa Al Quran sebagai sebuah bacaan suci dan isinya adalah peringatan2 terhadap manusia, bisa menjadi sebuah alasan untuk menghakimi siapa 'kawan' siapa 'lawan'? Sebagai umat islam memang kita harus berhati-hati, tetapi bukan berarti phobia dan memproteksi diri secara terang-terangan. Umat Islam harus terus menerus berjaga-jaga, harus meng-upgrade pengetahuan, harus semakin kritikal terhadap berbagai pemikiran modern. Tetapi itu bukan alasan bagi umat Islam untuk merasa terancam, terancam dan terancam. Isu Islam Liberal, sungguh menggelikan hati saya. Saling tuding saling bela. Adakah ini membuat Islam semakin kuat? Bagi pihak yang dikatakan menyokong paham Islam Liberal sebagaimana di tuduh oleh golo...

Bilakah?

Bilakah? Kau selalu bagikan aku kepada mereka yang tengah patah jiwa-jiwa cintanya Kau selalu hadirkan aku sebagai penguat cinta diantara mereka Lalu, Bilakah Engkau akan berikan aku Hati yang untuk aku cintai Wahai yang maha pengasih lagi penyayang? di sudut relung jiwa aku bersujud simpuh memohon pada-Mu.

Renungan Seorang Umat yang Belajar Menjadi Muslim 12

Gold, Gospel dan Glory dan tradisi Jihad dalam beragama (Sebuah tanggapan sederhana terhadap pidato (ilmiah) Pope Benecdictus 12.9.2006) Sebenarnya jihad atau berjuang atas/dengan/dibawah panji agama bukanlah khas milik Islam saja. Kata Jihad memang berasal dari Arab dan dipopulerkan oleh umat Islam dalam berjuang mempertahankan diri dan memperluas pengaruh Islam yang telah dilakukan sejak jaman Nabi dan para sahabat sampai dengan pendirian dinasti-dinasti kesultanan. Islam sebagaimana dicontohkan oleh Rasullullah s.a.w mengajarkan bahwa agama (islam) tidak dipisahkan dari kehidupan bernegara dan berbangsa. Agama menyatu dengan politik, sosial dan budaya. Sistem pemerintahan yang dijalankan Nabi adalah musyawarah dan kekhalifahan, bukan otoriter dan kerajaan (empire). Kalaupun terbentuk kesultanan-kesultanan oleh bangsa Arab, itu adalah bentuk pemikiran politik kerajaan sendiri, tetapi bukan berasal dari kekhalifahan yang dicontohkan Nabi. Apa yang diajarkan Nabi bukanlah bentuk fisika...

Renungan seorang umat yang belajar menjadi muslim 11

Umat Islam: Maju kena mundur pun apalagi lebih kena. Umat Islam terdiri dari berbagai bangsa. Dulu sekali umat islam pernah mempunyai bangsa-bangsa yang dikenal sebagai pemimpin peradaban, kemajuan intelektual dan inovator ilmu pengetahuan manusia. Akan tetapi sekarang, umat islam dikenal sebagai bangsa-bangsa yang sebagian kekayaannya melimpah tetapi tidak menjadi pemimpin dalam perekonomian, mempunyai raja-raja yang berkuasa tetapi tidak muncul sebagai pemimpin berpengaruh, miskin intelektual, sebagian lagi hidup masih dalam garis kemiskinan, konsumtif tetapi tidak produktif, singkat kata umat islam sekarang ini terdiri dari bangsa-bangsa yang kehilangan peranannya dari pentas dunia. Bangsa-bangsa umat islam dipermainkan dan sibuk untuk saling salah menyalahkan, sibuk untuk menjadi siapa yang lebih pengikut Nabi dari yang lainnya. Saya sebagai bagian terkecil dari umat ini menjadi sangat berduka. Untuk itu saya coba mengurai dalam sebatas kemampuan daya pikir yang Allah berika...

Bangunkan malamku kepada siang

tiupkan ruh bara apiku bakar habis semua jiwaku dan terbangkan setiap helai ragaku lalu, bila pagi telah menyingsing bangunkan malamku kepada siang biarkan gagak-gagak bawakan selimut tidurku dan biarlah ia lelap menghabiskan siangku bangunkan malamku kepada siang dan simpankan untukku sisa-sisa bunga mimpi semalam untuk kulanjutkan esok dan kurajut mimpiku bersamamu

Kepada sejuk pagi yang berawan dan hati yang membeku

jeri aku mengutuk hari sahaja kaki mengetuk penat rasakan tubuh yang mengawang awan sebentar kudengar hati menyanyi lantunkan nada-nada miris sumbang yang sedih tapi senyumkan jiwa yang merenung lalu kusapa pagi dengan secangkir bening teh suam yang hangatkan kuku ku ajak ia bersenda lalu mereka bergurau seperti dedaunan yang digelitik oleh sang bayu dingin pagi gemertukkan hatiku dibuatnya aku beku dan aku sadari bagaimana hati permainkan rasa dan rasa memainkan akal lalu aku menghampiri walau tak dijemput dan aku meninggalkan tanpa ada yang menghantar

Adalah Mata

Adalah Mata, pancaran sebuah hati saat kau riang ia tertawa Adalah Mata, cerminan sebuah jiwa saat kau dusta ia terluka Mata adalah Kata-kata saat hati meredup dan cermin jiwa meretak ia berbicara suarakan derita dari mereka yang terasing yang berjuang untuk kalah Mata adalah sebuah kejujuran yang tak perlukan Kata-kata

MEMBACA KOMIK WAJAH KITA

Fenomena gerakan komik Indonesia untuk sementara waktu ini sarat diwarnai nuansa instanitas pelakunya, dimana setiap orang berkesempatan bebas mengadu peruntungan membuat komik dan menyebut dirinya seorang komikus tanpa harus melewati proses pembelajaran terlebih dulu. Kalau komikus dunia harus melewati proses magang sebelum berhasil menerbitkan sendiri komiknya, komikus Indonesia sudah bisa eksis bila sudah pernah melahirkan komik sendiri barang satu atau dua buah. Belum saatnya memperbandingkan kualitas komikus dunia dengan komikus lokal, meski demikian melalui riset kecil-kecilan melalui internet terdapat beberapa komikus lokal yang sudah berkesempatan unjuk gigi menjadi ilustrasi komik di penerbitan komik luar negeri. Latar belakang tiap-tiap komikus kadang melahirkan pandangan-pandangan ekstrim masing-masing dalam memandang rimba perkomikkan Indonesia , dari pandangan yang materialistik yang berorientasikan pasar, hingga yang idealistik mengekspresikan sisi individualisnya....

MEMBACA WAJAH KOMIK KITA

Bagaimana rupa dari wajah komik kita sekarang ini? Adakah ia mulai berbentuk dan semakin rupawan? Ataukah ia seperti wajah sang gadis yang tersembunyi di balik cadar? Adakah ia masih ragu-ragu atau kurang pede memperlihatkan wajahnya yang mungkin masih penuh jerawat? Membicarakan rupa dari wajah komik Indonesia , boleh dibilang berbicara tentang hal yang paling dilematis di negeri yang masih kesulitan minat baca dan daya beli buku. Meski tak bisa dipungkiri peminat dan pembeli buku komik jumlahnya cukup signifikan, namun hal itu bukan sesuatu yang menggembirakan karena belum dianggap bernilai positif dalam pandangan stereotip awam. Buat yang masih sempat mengecap kedigjayaan komik-komik lokal dibilangan tahun 60-an hingga 80-an, sudah barang tentu menemui banyak perubahan-perubahan yang signifikan dalam mengenali dunia perkomikkan nasional masa kini. Membacakan kisah-kisah komik di masa depan mungkin sudah akan menjadi alternatif pilihan bagi bagi para orangtua, meski sebenarnya ke...

Tentang tjergam: Novel grafis asli Indonesia.

…tentang tjergam: sebuah pledoi. Percaya tidak percaya, pledoi ini datang dari sebuah ketidakpedulian, kesuuntukan dan ke-isengan belaka. Dengan keisengan itu sengaja diajukan disini sebuah argumen bahwa: "TJERGAM = GRAPHIC NOVEL = BANDE DESINEE" Komik menurut Thierry Groensteen, oleh Claude Beylie (1964) dan Francis Laccasin (1971) dan koleganya diperkenalkan sebagai `seni ke-sembilan', sesungguhnya ini hanya sebuah simbolisasi penerimaan komik ke dalam wacana senirupa, yaitu senirupa kesembilan, terserah tak menjadi soal siapa atau apa saja seni yang kesatu sampai kedelapan. Urutan bukan menjadi masalahnya, karena komik dikonotasikan sebagai seni kesembilan, itu saja. Sedikit pengulangan kembali, sebagaimana sudah diketahui (tp belum secara umum), bahwa menurut pengamat budaya, Arswendo Atmowiloto (1980-an di jurnal Kebudayaan), pernah menyebutkan bahwa lahirnya akronim `Tjergam' yang menjadi istilah komik klasik di indonesia berasal dari `Tjerita...

Renungan Seorang Umat yang Belajar Menjadi Muslim 10

Perkuat Barisan: Sebuah Urgensi bagi umat Manusia untuk Menghadapi Konspirasi Global Apakah benar ada konspirasi global? Apa tujuannya? Saya tidak tahu. Saya juga tidak punya jawabannya. Tapi saya hanya merasakan, dan perasaan ini sangatlah subjektif. Tetapi apa salahnya dengan subjektifitas seperti ini? Kalau sekelompok orang boleh secara sepihak mendeterminasi pihak lain, sementara Saya tidak boleh, padahal saya tidak melakukannya untuk melukai atau mencederai orang lain. Dunia sudah melihat bagaimana kehancuran kemanusiaan akibat manusia sendiri, tetapi kesalahan yang sama jugalah yang dilakukan. Konflik berkepanjangan di jazirah Arab, peperangan sipil di Afrika, sampai perang ide dan keyakinan dimana-mana dari gossip sampai urusan religius adalah karena kelemahan manusia sendiri. Kekuatan yang manusia dapatkan adalah semata-mata karena Allah S.W.T, kalaulah Ia cabut semua kekuatan itu daripada diri manusia, bahkan seekor nyamuk pun dapat membunuh manusia. Sebagai Sang Maha Pencipt...

ROkawang

Zuval VS ZUgriV

Fantasy Drawing

Polish Posters by Pagowski

ISLAM AND ECOLOGY following renungan 09

ISLAM AND ECOLOGY by Marjorie Hope and James Young Seyyed Hossein Nasr sees at the center of Islam a charge to protect the natural world -- a world that reflects the higher reality of the transcendent God. MARJORIE HOPE and JAMES YOUNG are a husband-and-wife writing team who have traveled in more than eighty countries. This article forms part of a book-in-progress on the potential for an effective ecological ethic in several major religions, tentatively entitled The New Alliance: Faith and Ecology. The Qur'an' and the Hadith are rich in proverbs and precepts that speak of the Almighty's design for creation and humanity's responsibility for preserving it. For many Muslims, citing these is enough to prove that Islam has always embraced a complete environmental ethic. Others are more critical. They readily acknowledge that the guidelines are all there in Islamic doctrine. Tawhid (unity), ...

Renungan seorang umat yang belajar menjadi muslim 09

Tadi sore saya mendengar berita mengenai pengkauan pemerintahn akan adanya kerusakan dan ketidakseimbangan lingkungan hidup yang menyebabkan terjadinya banjir badang di Sinjai – Sulawesi. Diakui perusakan ini telah terjadi selam 30 tahun, sebenarnya siapa yang tidak tahu, ataukah selama ini pura-pura tidak tahu. Indonesia adalah negeri yang tanda-tanda kebesaran Allah terbentang begitu luas, di udara, di air, di darat bahkan di dalam tanah. Entah mengapa saya teringat akan sila pertama Pancasila, mungkin karena bisingnya issu yang di tulis koran-koran oleh para pakar ideologi dan politik. Bagi saya sederhana saja, sila pertama Ketuhanan yang Maha Esa bukan sekedar pengakuan terhadap agama-agama tertentu saja. Pengakuan seperti itu buat di formalitas saja, tetapi adakah pengakuan itu masuk ke dalam sanubari manusianya, manusia Indonesia yang beriman. Iman saja tak cukup untuk menghadapi hidup zaman sekarang, demikian kata orang-orang yang skeptis dan suka mengambil kesempatan. Berbagai...

SATRIA BRAHMACARYA (ringkasan buku kesatu)

[(Ujian 1)]: Buku kesatu Kisah akan dimulai dengan kilas balik terjadinya pembunuhan tanpa sengaja terhadap Dewi Amba yang cantik oleh pendekar Bhisma yang paro baya dan gagah perawakannya. Dalam desakan Amba, tanpa sengaja, panah yang dimaksudkan oleh Bhisma sekedar untuk menakut-nakuti justru tergelincir dan menghunjam ke dalam dada Ambda hingga tembus ke belakang punggungnya. Dalam pangkuan Bhisma, Amba mengucapkan salam perpisahan yang ia sertai sebuah supata bahwa ia menangguhkan diri untuk ke akherat untuk menunggu Bhisma dan kelak akan tiba waktunya ia menjemput sang ksatria untuk bersama-sama masuk ke nirwana. Bhisma tak mampu berucap sepatah kata pun, dalam penyesalannya, ia terkenang pada Ayahnya dan semua kilas balik perjalanan hidupnya. Dewi Amba dalah tipikal wanita yang menyukai lelaki yang kuat dan gagah, berbeda sifat dengna kedua adiknya yang masih muda. Amba adalah wanita dewasa yang pemilih. Cintanya semula bagi Prabu Salya berbalik manakala ia melihat sosok jiwa da...
SATRIA BRAHMACARYA SEBUAH LEGENDA TENTANG MANUSIA SEKUAT DEWA YANG PERNAH ADA DI MAYAPADA (BUMI MANUSIA). YANG TAK KENAL RASA TAKUT, YANG TEGAR DALAM KESETIAAN, YANG IKRARKAN SELURUH JIWA RAGA, DEMI CINTA PADA BUNDA PERTIWI, DAN PENGHORMATAN PADA SANG AYAHANDA. IALAH KEKASIH PARA DEWA YANG DAHSYAT GUNCANGKAN DUNIA DAN GETARKAN NIRWANA, MENJAGA LAKSANA BANTENG WASPADA KEHIDUPAN DI NEGERINYA TERCINTA. IALAH KSATRIA SUCI NAN GAGAH PERKASA, TETES DARAH TERAKHIR WANGSA BHARATA. YANG JIWANYA KOKOH DAN BERKUASA ATAS WAKTU KEMATIANNYA SENDIRI TIADA SIAPA BISA MERENGGUTNYA. KELAK, HANYA SUPATA SEORANG PUTRI MENJADI TANDA BAGINYA ‘TUK SUDAHI BAKTI HIDUPNYA PADA PERTIWI. KEPADA WAKTULAH AKAN IA BERIKAN SEGALA TANYA DAN JAWAB DI SEBUAH PADANG LAGA YANG LUAS TEMPAT TANAH BERTUMPAHKAN DARAH DIMANA CINTA, KESETIAAN, DAN KETEGUHAN HATI PARA SATRIA DIUJI DAN DIPERTARUHKAN SEMUA KEMULIAAN DAN KEAGUNGAN. BHISAMA DEVABHARATA. Abstraksi: Cerita diambil dari sudut pandang penceritaan Adipati Karna. Dalam ce...

Seorang umat yang belajar menjadi muslim 08

Seorang umat yang belajar menjadi muslim 08 Musik, antara memainkan dan mendengarkan sesuatu yang diharamkan. Benarkah musik diharamkan oleh Islam? Apkah Islam mengharamkan ekspresi diri melalui bentuk kesenian? Ataukah larangan-larangan yang ada merupakan suatu peringatan untuk manusia senantiasa berjaga-jaga dan waspada selalu, apabila terlibat atau berkecimpung ke dunia pengekspresian diri karena kecenderungannya menjadi bentuk hiburan yang melalaikan diri seseorang dari mengingat Allah S.W.T ? “daripada ‘abdul rahman bin ghunm, katanya abu ‘amir’ atau abu malik al-asy’ari menceritakan kepada saya, beliau mendengar Rasulullah s.a.w bersabda: SUNGGUH AKAN TERJADI SATU KAUM DARI UMATKU YANG MENGHALALKAN ZINA, KAIN SUTERA, ARAK DAN ALAT-ALAT PERMAINAN MUSIK.” (riwayat Al Bukhari) “DARIPADA IMRAN BIN HUSAIN DIRIWAYATKAN BAHWA IA BERKATA Rasulullah s.a.w bersabda: UMATKU SUATU SAAT AKAN TERTIMPA FITNAH, PENGUBAHAN BENTUK SEBAGIAN MEREKA, DAN PEMBENAMAN TEMPAT TINGGAL MEREKA. SEBAGIAN SAH...